Solo Trail Running Welirang untuk 72th Kemerdekaan RI

Di siang yang sengaja digabutin, iseng ngintipin blog yang sejak April belum pernah diupdate padahal sejak bulan tersebut sampe detik ngetik kali ini (sambil dengerin Di Udara-nya Efek Rumah Kaca) banyak hal yang pengen ‘dipamerin’ ke netijen *plaaaak*

Mari kita mulai obrolan siang hari ini dengan random~ Continue reading Solo Trail Running Welirang untuk 72th Kemerdekaan RI

Advertisements

MeTime Running: Pandaan – Pet Bocor – Putuk Truno

image

Waktu berjalan ke Barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di belakang. Aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri yang memanjang di depan. Aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang telah menciptakan bayang-bayang, aku dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang harus berjalan di depan.— Sapardi Djoko Damono

Hampir 2 tahun kebiasaan lari sendirian (baca; lari ngenes) masih saya tekuni. Walopun masih sering kendor, selalu saya usahakan minimal seminggu sekali dengan jarak 5k. Lumayanlah melepas penat dan kestresan menghadapi hidup *beraat berat*
Dan kemarin pagi..

Continue reading MeTime Running: Pandaan – Pet Bocor – Putuk Truno

Gelaran Perdana Arjuno-Welirang Tracking 2015: Mengintip Petilasan Indrokilo

Yesss, resmi menyandang gelar kekinian! #2015bestnine
Yesss, resmi menyandang gelar kekinian! #2015bestnine

Marilah saya mulai judul postingan penutup tahun 2015 ini dengan Sembilan-foto terbaik alias yang lebih populer dengan tagar 2015bestnine Instagram, direkap oleh aplikasi pihak ketiga dan lagi ngehits beberapa hari sebelum berganti kalender esok.

Salah satu dari sembilan foto terbaik tersebut adalah foto dari event dua minggu kemarin tepatnya tanggal 20 Desember 2015. Event perdana yang keren tersebut berawal dari sini..

Continue reading Gelaran Perdana Arjuno-Welirang Tracking 2015: Mengintip Petilasan Indrokilo

Ini ceritaku. Problem? :v

*BTW, itu judulnya gara2 kebanyakan baca komik meme XDDD*

tau ga,
awalnya pas diklat ikut salah satu UKM pecinta alam di kampus, saya bersumpah ga akan naek gunung lagi, suer!
tapi sekarang, malah berbalik 180 derajat 🙂
yup, saya cintaaaaaa bgt naek gunung.

puncak pertama saya ya..pas diklat itu, Gunung Pundak . tingginya mungkin, ehm.. ga sampe 2000 mdpl lah. dan kenangan yang ga pernah saya lupakan ya itu tadi, sumpah serapah yang sama sekali ga berguna 🙂
selang sekitar 3 bulan kemudian, Gunung Welirang (3.015 mdpl kalo ga salah) jadi tujuan berikutnya *sekalian ngambil point bwt jadi anggota mapala kampus :D*
beh, baru pas ke Welirang itu, saya mulai bisa menikmatinya, selain saya juga harus bertanggung jawab jadi koordinator sie logistik pendakian *yang cowo pada kaga berani jadi koordinator. payah –‘p*
tapi sayangnya, pas mau summit attack, di Welirang emang sering banget badai. jadi ga sampe puncak, sekitar 50meter di bawah puncak lah,. sayang banget..
yang berkesan, sebenernya kita ga diijini buat naek, tapi kita tetep aja berangkat. jadi deh, emang bener seanjang perjalanan ditemeni badai gedeeee, pohon2 pada roboh, ame ada salah satu temen yang kena jatuhan ranting yang lumayan gede..

selang 2 bulan kemudian.. Gunung Arjuno menunggu~:D
saatnya pengambilan point terkahir bwt jadi anggota! yey!
Arjuno (via kebun teh Lawang) menurut saya..
trek awal yang melewati perkebunan teh yang luaaaaas itu, cukup membosankan ._.v apalagi kami melakukan perjalanan malem,
beh, ngantuk tak tertahankan.. tapi ada yang asik lho, perjalanan malem itu berkah.
ga gampang cape 🙂 *i swear!*
dan akhirnya, kita mencapai puncak ketiga Arjuno *puncak tertinggi dr 3 puncak Arjuno yang lain* yang biasa disebut puncak ogal-agil karena disitu ada batu tertinggi yang agak ngguncang kalo kita naek diatasnya 🙂

next, pertama kalinya saya ke Gunung Penanggungan (1600 mdpl) yang sejak kecil jadi impian saya *gunung paling dekat dari rumah saya* masih inget banget waktu itu sama mas Obenk :*
sumpah, Gunung Penanggungan masih jadi favorit saya dengan treknya yang terkenal mantep itu walpoun ga seberapa tinggi. dan sampe sekarang, hampir tiap bulan saya naek kesini dan kenal dengan penjaga warung sekaligus pos perijinan, Bu Indah 🙂
*btw, skrg saya lagi kangen banget sama beliau. bulan ini belum nyambang T.T*

terusss, sekitar akhir Mei, saya dikasih kesempatan ke Semeru! (3676 mdpl) alhamdulillaaaaaaah~
sumpah, Semeru bikin kangen!!
Bukit Teletubies, Ranu Kumbolo, Arcopodo, Cemoro Tunggal yang sekarang udah roboh, puncaknya, Jonggring Saloka, semuanyaaaaa~
setelah jadi anggota mapala kampus dan berbagai kesibukannya, saya kabur ke Lombok  pas bulan Juni. padahal sebelum berangkat ke Lombok itu, saya baru ke Penanggungan, trus lanjut ke Jogja berturut2 dalam seminggu. remek tapi seneng :’)
kabur ke Lombok berbekal uang 400ribu dengan perincian 150ribu asli uang saya, dan sisanya ngutang. ya, NGUTANG.
bodo amat dah, yang penting saya kudu ke Rinjani nyusul temen2yang udah berangkat duluan pas saya masih di Jogja.
yup, saya bernagkat ke Lombok sebatang kara sambil bawa daybag eig*r saya, dan njinjing satu kresek oleh2 dari Jawa buat temen2 di Lombok.
pokonya berkesan banget deh, saya bingung ceritanya gimana -_-‘v
total saya di Lombok 10 hari, setelah mengunjungi Gunung Rinjani (3726 mdpl), dan sempet juga jadi anak pantai di Gili Trawangan 😀
asik pokonyaaaaaa~ *ga sadar kalo orang rumah pada nyariin :pp*

selang beberapa bulan.. saya ke Arjuno lagi sama 4 cowok: mas Obenk :*, Mas Sulis, Bang David, dan Mas Suroto.
yang paling berkesan, kita berangkat via kebun teh Lawang, turun kebun apel Batu, eh malah pas pulang ga nemu2 kendaran.. -_-
untungnya ada temen yang punya kenalan supir angkot..
dan ternyata ini baru awal. nyampe di Singosari, kita udah kemaleman.
bus ke Surabaya pada full pdhal kita bawa carrier gede2.. akhirnya kita tidur di emperan toko dulu, nungguin bus pertama menuju Surabaya yang berangkat habis subuh..

udahan deh, saya cape ngetik. kangen banget naaek gunung dan bekpekingan lagi T.T
g’nite~

Welirang dan kisah PATAKA 34

logo PATAKA 34
logo PATAKA 34

apa itu PATAKA?

PATAKA merupakan kepanjangan dari Perjalanan Tapak Kaki dari titik 0 mdpl yaitu dari Pantai Kenjeran menuju titik 3.156 mdpl *bener kaga? ._.* yaitu di puncak Gunung Welirang untuk merayakan ulang tahun Himapala Unesa tiap tahunnya, dan yang kali ini saya ikutin adalah PATAKA taun 2012 kmaren, PATAKA ke 34.

Mengapa Gunung Welirang?

Karena disanalah Himapala Unesa dilahirkan, dikukuhkan, dan disahkan #kemudianmenerawang *cailah.bahasanya xD*

Setelah tahun sebelumnya saya cuma menjadi tim support, kali ini saya berkesempatan menjadi tim PATAKA 34. Kali ini terdiri dari 11 personil dalam tim, antara lain; Mas Kepi sebagai ketua tim, Mas Obenk, Mas Fathus, Mas Alton, Indra, Kacong, Irfan, Erwan, dan tiga orang ladies team; Atus, Isek, dan saya: Pal :’)

Tepat pukul 12.00 tanggal 11 Januari 2012, kami mengadakan upacara terlebih dahulu di Pantai Kenjeran yang kemudian diteruskan dengan jalan kaki menuju sekretariat kami di Kampus Unesa Ketintang (dokumentasinya menyusul yak, gapunya sih ._.)

Setelah itu, baru dilanjutkan dari sekretariat menuju pos pertama yaitu masjid Cheng Ho di Pandaan *awww kampung halamankuuu :3*

 

IMG_0847
perjalanan dimulai..
IMG_0849
ya ampun saya unyu maksimal yak :3

Sampailah kami di tempat rest pertama di sebuah monumen perjuangan di Gedangan, Sidoarjo. Kami istirahat sambil menunggu tim support yang tak kunjung datang mengingat cacing di perut sudah teriak-teriak sambil melumat dinding lambung ._.

IMG_0851
buat dimasukin majalah GEMA Unesa katanya :3
IMG_0863
merdeka!

Karena tim support tak kunjung menampakkan batang hidungnya, akhirnya kami melanjutkan perjalanan kembali. Selang beberapa menit kemudian, tim support yang diharap-harapkan daritadi akhirnya muncul juga -_-

IMG_0865
sluuurrrp! cacing di perut jadi anteng lagi deh xD
IMG_0870
DUO ALAY *Mas Kepi dan Mas Obenk* xD
IMG_0895
tetep ceria doongs

Lanjut perjalanan dengan kegilaan tim yang tak ada habisnya.. Sampailah kita di tempat rest kedua yang sudah ditunggu oleh senior Himapala dan beberapa anak didiknya. Ssstttt, kita ditraktir sarapan lagi euy. Setelah itu, poto dulu bersama senior dan tim support sebelum melanjutkan perjalanan.

IMG_0923
cheeeeers 😀

Yang bikin kasihan, salah satu anggota tim; Atus lagi sakit. Ada benjolan semacam mata ikan yang lumayan gede dan kondisinya baru dioperasi. Jadi deh, dia jalan sambil agak terseok-seok nahan rasa sakitnya. Ga kebayaaaang T-T

IMG_0930
sabar ya, Atus 😥

Ini dia yang ditunggu-tunggu. Puncak rasa panas yang sangat terik dan medan yang berdebu dan gersang. Yap bener, nyampe di Siring, Porong tempat Lapindo, disini matahari ada tepat diatas ubun-ubun kita. Fiuuuh -_- Akhirnya kami istirahat sholat Jumat sebelum melanjutkan perjalanan kembali.

IMG_0977
panas, kakaaa

Sore harinya, kami sudah sampai di kecamatan Gempol. Sholat Ashar sekaligus melemaskan otot-oto yang lumayan tegang. Disini, Atus yang mungkin sudah terlalu lama menahan sakit, akhirnya menangis. Sabar ya, tuuus 😥

IMG_0987
cup cup, Atuuus 😥
IMG_0990
makan siang dulu, pemirsaaaah

Perjalanan kembali berlanjut sampai akhirnya perjuangan harus benar-benar ekstra menjelang sampai di masjid Cheng Ho. Maklum, tenaga minta dicharge ulang.

Sampe di Cheng Ho sekitar jam 7 malam, dan sayangnya, tim support waktu itu kurang tanggap. Jadi deh, kami mijitin kaki sendiri dan akhirnya tidur berserakan di halaman depan masjid. Barulah kami pindah ke dalam masjid, itupun karena gerimis.

Jam 11.30 malam. Perjalanan masih berlanjut sambil menahan angin malam yang makin kencang berhembus dan sedikit hujan yang tersisa sambil menahan kantuk yang masih hebat.

IMG_1065
narsis dulu setelah bangun tidur
IMG_1068
di jalanan depan SMA saya dulu :3

Karena ga sanggup menahan kantuk yang amat sangat masih hebat, akhirnya kami memutuskan tidur sejenak di pertigaan menuju Tretes dan Trawas. Waktu menunjukkan pukul 3 pagi.

IMG_1076
sumpah ngantuk parah

Perjalanan berlanjut dengan kantuk yang masih saja menggelayut. Harus lanjut, karena jam 5 kami harus sampai di perijinan Pak Tompul agar bisa beristirahat lebih lama disana.

IMG_1077
alhamdulillaaaah

Sekitar pukul 10 pagi, tim support hampir sampai di perijinan. Tim sudah bersiap-siap untuk mulai mendaki Gunung Welirang. Mas Pandu dan Mas Gogon yang bertugas mendampingi tim support waktu itu.

Akhirnya sampailah kami di Pet Bocor sekitar jam 10.43 yang sebenarnya masih dapat dijangkau menggunakan kendaraan bermotor. Disini kami mengisi botol dengan air secukupnya untuk perjalanan menuju kokopan. Disini juga terdapat camping ground keluarga yang biasanya ramai pada saat weekend.

Pos 1: Pet Bocor

IMG_1086
warung di Pet Bocor

Pos 2: Kokopan

Pokonya kalau naik Gn. Welirang, jangan pernah khawatir kehabisan air karena di tiap pos selalu ada sumber air yang terus mengalir.

Di pos ini, kami beristirahat makan siang dan sholat Dhuhur. Disini masih ada sebuah warung yang biasanya berjualan gorengan dan beberapa camilan lainnya lho :3

IMG_1110
jip penambang belerang
IMG_1116
masak makan siang dulu yuk

Lanjuuut. Tujuan selanjutnya adalah pos terakhir sebelum puncak, yaitu Pondokan. Dari namanya saja sudah kliatan kalo disini memang ada banyak pondok kecil milik penambang yang biasanya ditempati saat mereka menambang belerang di puncak Welirang. FYI, Welirang berasal dari bahasa Jawa yang berarti Belerang. Jika kita beruntung, kita bisa menempati pondokan tersebut. Namun jika bersamaan dengan penambang, maka tenda harus didirikan.

IMG_1122
sumpah disini anget banget :’)

Berhubung pondokan yang kosong tinggal satu, maka ladies team yang tidur dalam pondokan dan kaum pria mau tak mau harus mendirikan tenda di luar :pp

IMG_1134
awas, anginnya kenceng banget!

Esok paginya..

13 Januari 2012

TIME TO SUMMIT ATTACK!

Sumpah, bulan-bulan sekitar Desember – Februari emang lagi galau-galaunya cuaca. Badai, kabut tebal, angin kenceng, dan sedikit gerimis mengiringi perjalanan kami menuju puncak Welirang. Waktu itu sempet dapet sedikit keajaiban. Pas kami kebingungan gara-gara jarak pandang yang pendek banget gara-gara kabut tebel dan badai, tiba-tiba kabutnya terbuka dan jalan menuju puncak pun keliatan jelas. Kami pun langsung berlari agar cepat sampai sebelum kabut menebal lagi. Subhanallah :’)

IMG_1144
yeah!
IMG_1164
gaya saya teteuup ._.
IMG_1194
udah pada kedinginan, pake jaket dah xD
IMG_1187
ladies team PATAKA 34
IMG_1227
aku terbang, emaaaak xD

Selang beberapa menit kemudian, tim support beserta pendamping sampai di puncak Welirang. Kamipun melaksanakan kegiatan rutin; upacara bundar dan menyanyikan lagu Syukur dengan khidmat. Sumpah, lega dan terharu maksimal.

IMG_1235
menyanyikan lagu Syukur
IMG_1238
HIMAPALA!
IMG_1231
aiiih. dapet bonus lagi xD