my favourite shoot :)

was captured in Pondokan at Mt. Welirang (3105 mdpl) for celebrate HIMAPAL UNESA's birthday; PATAKA 34 :)

was captured in Pondokan at Mt. Welirang (3105 mdpl) for celebrate HIMAPALA UNESA’s birthday; PATAKA 34 🙂

Advertisements

Welirang dan kisah PATAKA 34

logo PATAKA 34
logo PATAKA 34

apa itu PATAKA?

PATAKA merupakan kepanjangan dari Perjalanan Tapak Kaki dari titik 0 mdpl yaitu dari Pantai Kenjeran menuju titik 3.156 mdpl *bener kaga? ._.* yaitu di puncak Gunung Welirang untuk merayakan ulang tahun Himapala Unesa tiap tahunnya, dan yang kali ini saya ikutin adalah PATAKA taun 2012 kmaren, PATAKA ke 34.

Mengapa Gunung Welirang?

Karena disanalah Himapala Unesa dilahirkan, dikukuhkan, dan disahkan #kemudianmenerawang *cailah.bahasanya xD*

Setelah tahun sebelumnya saya cuma menjadi tim support, kali ini saya berkesempatan menjadi tim PATAKA 34. Kali ini terdiri dari 11 personil dalam tim, antara lain; Mas Kepi sebagai ketua tim, Mas Obenk, Mas Fathus, Mas Alton, Indra, Kacong, Irfan, Erwan, dan tiga orang ladies team; Atus, Isek, dan saya: Pal :’)

Tepat pukul 12.00 tanggal 11 Januari 2012, kami mengadakan upacara terlebih dahulu di Pantai Kenjeran yang kemudian diteruskan dengan jalan kaki menuju sekretariat kami di Kampus Unesa Ketintang (dokumentasinya menyusul yak, gapunya sih ._.)

Setelah itu, baru dilanjutkan dari sekretariat menuju pos pertama yaitu masjid Cheng Ho di Pandaan *awww kampung halamankuuu :3*

 

IMG_0847
perjalanan dimulai..
IMG_0849
ya ampun saya unyu maksimal yak :3

Sampailah kami di tempat rest pertama di sebuah monumen perjuangan di Gedangan, Sidoarjo. Kami istirahat sambil menunggu tim support yang tak kunjung datang mengingat cacing di perut sudah teriak-teriak sambil melumat dinding lambung ._.

IMG_0851
buat dimasukin majalah GEMA Unesa katanya :3
IMG_0863
merdeka!

Karena tim support tak kunjung menampakkan batang hidungnya, akhirnya kami melanjutkan perjalanan kembali. Selang beberapa menit kemudian, tim support yang diharap-harapkan daritadi akhirnya muncul juga -_-

IMG_0865
sluuurrrp! cacing di perut jadi anteng lagi deh xD
IMG_0870
DUO ALAY *Mas Kepi dan Mas Obenk* xD
IMG_0895
tetep ceria doongs

Lanjut perjalanan dengan kegilaan tim yang tak ada habisnya.. Sampailah kita di tempat rest kedua yang sudah ditunggu oleh senior Himapala dan beberapa anak didiknya. Ssstttt, kita ditraktir sarapan lagi euy. Setelah itu, poto dulu bersama senior dan tim support sebelum melanjutkan perjalanan.

IMG_0923
cheeeeers 😀

Yang bikin kasihan, salah satu anggota tim; Atus lagi sakit. Ada benjolan semacam mata ikan yang lumayan gede dan kondisinya baru dioperasi. Jadi deh, dia jalan sambil agak terseok-seok nahan rasa sakitnya. Ga kebayaaaang T-T

IMG_0930
sabar ya, Atus 😥

Ini dia yang ditunggu-tunggu. Puncak rasa panas yang sangat terik dan medan yang berdebu dan gersang. Yap bener, nyampe di Siring, Porong tempat Lapindo, disini matahari ada tepat diatas ubun-ubun kita. Fiuuuh -_- Akhirnya kami istirahat sholat Jumat sebelum melanjutkan perjalanan kembali.

IMG_0977
panas, kakaaa

Sore harinya, kami sudah sampai di kecamatan Gempol. Sholat Ashar sekaligus melemaskan otot-oto yang lumayan tegang. Disini, Atus yang mungkin sudah terlalu lama menahan sakit, akhirnya menangis. Sabar ya, tuuus 😥

IMG_0987
cup cup, Atuuus 😥
IMG_0990
makan siang dulu, pemirsaaaah

Perjalanan kembali berlanjut sampai akhirnya perjuangan harus benar-benar ekstra menjelang sampai di masjid Cheng Ho. Maklum, tenaga minta dicharge ulang.

Sampe di Cheng Ho sekitar jam 7 malam, dan sayangnya, tim support waktu itu kurang tanggap. Jadi deh, kami mijitin kaki sendiri dan akhirnya tidur berserakan di halaman depan masjid. Barulah kami pindah ke dalam masjid, itupun karena gerimis.

Jam 11.30 malam. Perjalanan masih berlanjut sambil menahan angin malam yang makin kencang berhembus dan sedikit hujan yang tersisa sambil menahan kantuk yang masih hebat.

IMG_1065
narsis dulu setelah bangun tidur
IMG_1068
di jalanan depan SMA saya dulu :3

Karena ga sanggup menahan kantuk yang amat sangat masih hebat, akhirnya kami memutuskan tidur sejenak di pertigaan menuju Tretes dan Trawas. Waktu menunjukkan pukul 3 pagi.

IMG_1076
sumpah ngantuk parah

Perjalanan berlanjut dengan kantuk yang masih saja menggelayut. Harus lanjut, karena jam 5 kami harus sampai di perijinan Pak Tompul agar bisa beristirahat lebih lama disana.

IMG_1077
alhamdulillaaaah

Sekitar pukul 10 pagi, tim support hampir sampai di perijinan. Tim sudah bersiap-siap untuk mulai mendaki Gunung Welirang. Mas Pandu dan Mas Gogon yang bertugas mendampingi tim support waktu itu.

Akhirnya sampailah kami di Pet Bocor sekitar jam 10.43 yang sebenarnya masih dapat dijangkau menggunakan kendaraan bermotor. Disini kami mengisi botol dengan air secukupnya untuk perjalanan menuju kokopan. Disini juga terdapat camping ground keluarga yang biasanya ramai pada saat weekend.

Pos 1: Pet Bocor

IMG_1086
warung di Pet Bocor

Pos 2: Kokopan

Pokonya kalau naik Gn. Welirang, jangan pernah khawatir kehabisan air karena di tiap pos selalu ada sumber air yang terus mengalir.

Di pos ini, kami beristirahat makan siang dan sholat Dhuhur. Disini masih ada sebuah warung yang biasanya berjualan gorengan dan beberapa camilan lainnya lho :3

IMG_1110
jip penambang belerang
IMG_1116
masak makan siang dulu yuk

Lanjuuut. Tujuan selanjutnya adalah pos terakhir sebelum puncak, yaitu Pondokan. Dari namanya saja sudah kliatan kalo disini memang ada banyak pondok kecil milik penambang yang biasanya ditempati saat mereka menambang belerang di puncak Welirang. FYI, Welirang berasal dari bahasa Jawa yang berarti Belerang. Jika kita beruntung, kita bisa menempati pondokan tersebut. Namun jika bersamaan dengan penambang, maka tenda harus didirikan.

IMG_1122
sumpah disini anget banget :’)

Berhubung pondokan yang kosong tinggal satu, maka ladies team yang tidur dalam pondokan dan kaum pria mau tak mau harus mendirikan tenda di luar :pp

IMG_1134
awas, anginnya kenceng banget!

Esok paginya..

13 Januari 2012

TIME TO SUMMIT ATTACK!

Sumpah, bulan-bulan sekitar Desember – Februari emang lagi galau-galaunya cuaca. Badai, kabut tebal, angin kenceng, dan sedikit gerimis mengiringi perjalanan kami menuju puncak Welirang. Waktu itu sempet dapet sedikit keajaiban. Pas kami kebingungan gara-gara jarak pandang yang pendek banget gara-gara kabut tebel dan badai, tiba-tiba kabutnya terbuka dan jalan menuju puncak pun keliatan jelas. Kami pun langsung berlari agar cepat sampai sebelum kabut menebal lagi. Subhanallah :’)

IMG_1144
yeah!
IMG_1164
gaya saya teteuup ._.
IMG_1194
udah pada kedinginan, pake jaket dah xD
IMG_1187
ladies team PATAKA 34
IMG_1227
aku terbang, emaaaak xD

Selang beberapa menit kemudian, tim support beserta pendamping sampai di puncak Welirang. Kamipun melaksanakan kegiatan rutin; upacara bundar dan menyanyikan lagu Syukur dengan khidmat. Sumpah, lega dan terharu maksimal.

IMG_1235
menyanyikan lagu Syukur
IMG_1238
HIMAPALA!
IMG_1231
aiiih. dapet bonus lagi xD