AWU 15k: Sebuah Debut Pemula


image
Peserta AWU 15k fullteam sebelum start

AWU 15k, apaan?
Arjuna Welirang Ultra. Event trailrunning pertama yang diadakan melintasi 4 puncak gagah pegunungan Arjuna-Welirang. Sedangkan Ultra berarti jarak yang melebihi full-marathon alias lebih dari 42.195 km. Di event ini, jarak ultra yang harus ditempuh adalah 60k. Untuk jarak 30k rute puncak Arjuno PP dan 15k juga disiapkan untuk pemula seperti saya.

Nooo. Cukup untuk ‘wow’nya karena saya hanya ikut yang terakhir alias 15 km *hahahaha

Daftar seorang diri mewakili komunitas lari dimana saya bergabung; Pasuruan Runners, memacu adrenalin saya sekaligus mengobati kerinduan dengan pendakian Arjuno via kebun teh Lawang.

Berbekal pendaftaran earlybird (untuk jarak 15k pendaftaran sebesar 250rb saja) di awal Juni, berangkatlah saya, dan dua kawan dari Gresik; Wahyu dan Vierdan. Wahyu ini teman saya kuliah satu jurusan Desain Grafis di Unesa, sedangkan Vierdan teman SMA si Wahyu *apasih, Pal

image
Penampakan tiga sekawan newbie 😂

Malam sebelum race saya hanya gulung-gulung, memejamkan mata merayu pikiran untuk segera tidur tapi entah kenapa sama sekali ga berhasil. Belakangan saya sadar mungkin itu gara-gara saya terlalu nervous menghadapi trek yang akan dilalui besok. Geblek sumpah 😂😂😂
Beruntung saya masih bisa tidur dari pukul 2 hingga 3 pagi.

image
Lihat betapa amburadulnya saya 😂

Sebelum start saya akui memang benar-benar nervous dengan medan yang akan dilalui. Bukan tak berdasar, tapi karena saya memang sudah 2x melewati jalur Arjuno via kebun teh ini. Lumayan ragu antara sanggup atau tidak melahap jalur 15k dalam waktu 4jam dengan elevation gain kurang lebih 800m.

Akhirnya bendera start dikibarkan tepat pukul 6.30 WIB. Saya dan Wahyu mengawali dengan pelan mengingat kaki Wahyu belum sembuh benar dari cedera. Vierdan melesat di depan kami berdua. Baru di dua kilometer pertama, perlahan tapi pasti Wahyu mulai meninggalkan saya. Kampret. Akhirnya saya nikmati saja lari pelan sambil aklimatisasi. Di trek menanjak kebun teh entah kenapa mata mulai berkunang-kunang. Fix gara-gara kurang tidur.

Beruntung setelah mencapai jarak 5 km pertama, tubuh mulai beradaptasi. Tanjakan masih harus dilewati hingga km 7.5 di sabana atas, tempat check point.

image
Sabana check point

Sebelum saya mencapai sabana tersebut, peserta lain sudah ada yang turun lho. Wahyu juga. Duh biyung 😂 Yang kasian nih si Vierdan. Sempet kram, untung ada bapak baik hati yang ngasih kapsul garam.
Hampir 2 jam lari campur jalan, akhirnya nyampe pos 2 alias Kalendra. Dari pos tersebut ke sabana cuma kurang 200m lagi dengan memanjat trek batu.hahahaha

Sebenarnya pengen banget foto-foto tapi takut kena COT, ngebutlah saya turun. Lariin dah lariin. Dari sabana sampe kebun teh sih lumayan enteng soalnya turunan terus. Nah, di 2 km terakhir yang lumayan bosan. Jalan makadam dan aspal. Saya jalan kaki cantik aja deh 😂

image
50 m sebelum finish. Yay!
image
Candid. Ekspresi paling heroik. Favorit ❤

Oiya, pas finish istirahat di tenda barak, ketemu Dira dan calon mertuanya alias mamah Taufani yang ternyata dari awal sudah ngobrol asik dengan saya dan Wahyu.

image
Ketemu adik cantik Dira 😘
image
Terima kasih, AWU & Mantra!

Salam ken666erian!

Advertisements

Published by

NF Palestine Turmudzy

A wanderer. A freelancer. A fulltime-dreamer.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s