Tags

, , , , ,


image

Sejauh mata memandang~❤

Kuhentikan hujan
Kini matahari merindukanku, mengangkat kabut pagi perlahan
Ada yang berdenyut dalam diriku
Menembus tanah basah
Dendam yang dihamilkan hujan
Dan cahaya matahari
Tak bisa kutolak matahari memaksaku menciptakan bunga-bunga
—Sapardi Djoko Damono

Judul yang sangat romantis disaat hati penulis habis tak bersisa disia-siakan *lah, malah curhat -_-‘*

Setelah keluyuran sana-sini beberapa hari kemarin, saya sudah berencana Sabtu ini melakukan rutinitas normal seperti biasa. Namun Tuhan berkehendak lain. Tadi malam usai ikut peringatan Isra’ Mi’raj di masjid, sodara saya, mbak Fatim (anak pakde) ngajak berangkat ke Bromo. Ah, kejutan dari Tuhan yang sangat manis. Terakhir ke Bromo tiga tahun silam membuat saya tak berpikir panjang dan segera mengiyakan ajakan mbak Fatim yang mengajak sodaranya juga dari Balikpapan; mbak Nana. Lumayan ngobatin kangen, gratis pula. Ahai!

Berangkat dari Pandaan pukul 11.45 malam disopirin pak Su (omnya mbak Fatim) dengan rencana lewat Cemoro Lawang (Probolinggo). Sampai disana tadi sekitar pukul 2 dini hari. Kami memutuskan untuk memejamkan mata sebentar di dalam mobil.

Pukul 3.20an, bapak sopir jeep mengantar kami berempat menuju Penanjakan. Disini saya pangling dengan banyaknya renovasi dan pembangunan fasilitas penunjang seperti musholla cukup besar dan nyaman lengkap dengan toilet di tikungan setelah Bukit Kingkong dan Bukit Kingkong itu sendiri. Top.

image

Selamat pagi dari Bukit Kingkong!

image

Bersama mbak-mbak cantik (mbak Fatim - mbak Nana) 😊

Usai menikmati pagi di Bukit Kingkong, kami langsung bergerak menuju kawah. Disini saya nemenin mbak Nana. Mbak Fatim lebih memilih menunggu dibawah tangga 😂

image

View kawah dan pengunjung yang cukup membludak

Kami menghabiskan waktu cukup lama disini mengingat jarak dari parkiran jeep ke kawah lumayan jauh.hehe
Pukul 9 usai menggemporkan kaki di kawah, bapak sopir mengantar kami ke savana alias Bukit Teletubbies. Yay!

image

image

Subhanallaah ❤

image

Kayak mainan ya 😂

image

Hidup mbak-mbak cantik 😚

Tapi entah kenapa, walopun hijau begini cuaca terasa sangat panas dan terik. Berbeda sekali saat kemudian kami menuju titik terakhir keliling Bromo pagi tadi; Pasir Berbisik. Walopun tandus, pasir doang, tapi anginnya dingin dan sejuk. Eh debunya ga nahan sih -_-‘

image

Girls day out 🙌

image

Wanita-wanita kece 😌

Eh tapi disini saya ketemu satu anjing item-putih yang menarik perhatian saya. Ada dua sih, tapi satunya masih kecil dan gabisa diem. Ternyata si anjing adalah peliharaan ibuk pemilik warung tenda satu-satunya di area Pasir Berbisik. Kata si ibuk suruh ngasih makanan biar si anjing nurut. Akhirnya saya beli snack di ibuk penjual dan jinaklah si anjing yang akhirnya saya ketahui namanya Gotri.

image

Deketan dong, Gotriii (abaikan objek tengah)

image

Anak baik 😊

Hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput
Nanti dulu, biarkan aku sejenak berbaring di sini
Ada yang masih ingin ku pandang
Yang selama ini senantiasa luput
Sesaat adalah abadi
Sebelum kau sapu taman setiap pagi
—Sapardi Djoko Damono

Selamat mengeksplor!

Advertisements