ZINC Trail Run 2016: Cerita Diare dan Kompilasi Keteledoran


image
siap!

Mumpung baru tadi pagi, langsung entry keburu nguap jadi hoax 😂

Ada apa dengan diare?
Ada apa dengan medali?

ZINC Trail Run 2016 ini adalah event ketiga saya setelah Arjuno-Welirang Trekking akhir Desember kemarin dengan lokasi dan rute hampir serupa.

Registrasi online di bulan Februari, dengan uang hasil ngutang kakak perempuan terlebih dahulu *haha
Latihan demi latihan digeber walau sendirian. Latihan disini hanya sebatas lari tanpa tambahan push up dsb, mulai dari 2-6k saja 😂

Lalu, diare?
Yak, inilah keteledoran pertama saya. Seminggu menjelang race tepatnya hari Senin, saya puasa tanpa sahur dan saat buka puasa langsung kalap menyantap sambel sachetan yang pedesnya cukup membakar lambung. Dan.. jadilah diare malam itu juga. Jadilah seminggu terakhir jungkir balik minum berbagai obat demi menyumbatnya.
Ampuni keteledoran hambaMu ini, Tuhan.. 😔

image
sebelum bertempur dengan trek lumpur

Keteledoran kedua.
Pas hari H tadi? jangan ditanya..
Entah karena terlalu bersemangat atau berambisi menjadi 50 finisher pertama, di kilometer awal lari langsung saya genjot. Alhasil setelah mendapat gelang 3km pertama, saya mulai keok. Jadilah dari km 4 hingga finish hanya sedikit lari, banyak jalan dan istirahat tentunya. Asal tahu saja, 30 menit menjelang COT (Cut Off Time) tadi, saya masih sampai di km 6. Ya, 6! Artinya kurang separuh perjalanan lagi, padahal di trek aspal naik turun, 6k saya paling baik mentok di 46menit saja. Lanjutkan saja langkahmu, Pals..

image
masih agaak dendam dengan km ini..
image
aduh dek..

Jalan – istirahat – jalan – lari 5 langkah – istirahat – jalan terus
Begitu saja kira-kira siklusnya sampai finish 😂😭

Keteledoran ketiga; tentang medali.
Sampai di finish, saya yang finish sendirian agak minder melihat sudah banyak finisher bertebaran di pinggir. Akhirnya setelah lewat gate start tadi, saya langsung ngacir menghindari fotografer. Saya yang sadar sudah over COT, merasa tidak berhak mendapat medali. Tapi belakangan saya tahu pas otw pulang tadi ternyata semua finisher berhak mendapat medali walau over. Lha? tadi di finish kok ndak ada panitia yang njawil ato ngasih ya? Ato saya aja yang longor ya? Entahlah.
Bye, medali. Saya anggap kali ini bukan rezeki saya dan belum pantas 😂😭

Btw, total waktu pribadi saya menuntaskan 12k tadi adalah 3jam 46menit. Waktu yang amat sangat memalukan ya 😂😂

image
terima kasih 😘

Tapi saya sangat bersyukur, sampai di garis finish tanpa cedera atau kram. Dan terima kasih untuk Eagle Ecolight pemberian mas Obenk yang menjadi partner amat sangat tangguh namun belum dibarengi ketangguhan pemakainya 😂

image

image
ngarepnya datar gini terus 😂

Lanjut lari gak, Pals? *ngomong dewe

Advertisements

Published by

NF Palestine Turmudzy

A wanderer. A freelancer. A fulltime-dreamer.

2 thoughts on “ZINC Trail Run 2016: Cerita Diare dan Kompilasi Keteledoran”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s